Berita yang cukup lama. Jadi ceritanya nih, tahun kemaren warga Minahasa Tenggara (Mitra), khususnya di Desa Watuliney, Kecamatan Belang, dihebohkan atas kelahiran anak babi yang memiliki wajah dan bagian kepala mirip manusia. Tak heran jika warga kemudian berbondong-bondong menyaksikan peristiwa langka tersebut. Babi ‘berkepala manusia’ itu sendiri dilahirkan induknya Pukul 22.00 Wita. Keesokan paginya, seorang penjaga peternakan babi milik keluarga Joutje Pondaag-Tumboybela, dikagetkan saat melihat anak bayi yang dilahirkan tersebut. Pasalnya, muka babi itu lebih menyerupai manusia.
Babi mungil itu memiliki bulu putih dengan berat 1,5 kilogram. Kalau muka, hidung dan lidah babi itu mirip manusia, namun suaranya lebih mirip monyet. Lebih unik lagi anak babi berkelamin betina tersebut memiliki dahi layaknya dahi manusia serta memiliki pusar di atas kepalanya. Informasi yang diperoleh dilapangan, proses pembibitan babi itu terhitung 10 Oktober 2007 silam, Ini artinya, babi ini berada dalam kandungan induknya selama 3 bulan, 21 hari. Babi aneh ini memiliki 12 saudara yang dilahirkan induknya. Namun ke 11 saudara-saudaranya berfisik normal sebagaimana lazimnya seekor babi. Sementara berita anak babi mirip manusia ini menjadikan lokasi peternakan Ko’ Uce terus dipadati warga dari segala penjuru desa, bahkan dari kecamatan tetangga. Pemandangan ini terjadi sejak Sabtu hingga Minggu kemarin. Hukum Tua Desa Watuliney Max Manampiring mengatakan, sejak hebohnya berita tersebut, kini anak babi itu tak lagi berada di kandangnya, karena oleh pemilik langsung dipindahkan ke rumah. “Pemindahan ini semata-mata untuk memudahkan siapa saja yang ingin melihat anak babi ini,” kata Kumtua Manampiring sambil menggendong anak babi langka tersebut.
So, apa kata Indonesia dengan kejadian aneh ini? Apakah ini berarti kiamat akan mendekat? Belum lagi adanya virus babi. So, bersama kita berantas Babi!!! btw, itu babi ngepet bukan ya?!Who’s know who… Okay, kita bicara masalah lain. Masalah yang sekarang lagi Booming. Virus Babi. Sekarang ini, para pakar pengendali penyakit masih berupaya mencari jalan dalam mengatasi wabah flu babi di Meksiko dan Amerika Serikat, dan dugaan kasus ini di negara lain. Apakah flu babi? Flu babi adalah penyakit pernapasan yang menjangkiti babi. Disebabkan oleh influenza tipe A, wabah penyakit ini pada babi rutin terjadi dengan tingkat kasus tinggi namun jarang menjadi fatal. Penyakit ini cenderung mewabah di musim semi dan musim dingin tetapi siklusnya adalah sepanjang tahun. Ada banyak jenis flu babi dan seperti flu pada manusia penyakit ini secara konstan berubah. Apakah manusia bisa terjangkit flu babi? Flu babi biasanya tidak menjalar pada manusia, meski kasus sporadis juga terjadi dan biasanya pada orang yang berhubungan dengan babi. Catatan mengenai kasus penularan dari manusia ke manusia juga sangat jarang. Penularan manusia pada manusia flu babi diperkirakan menyebar seperti flu musiman – melalui batuk dan bersin. Dalam wabah yang kini terjadi belum jelas apakah penyakit itu ditularkan dari manusia ke manusia. Gejala flu babi pada manusia tampaknya serupa dengan gejala-gejala flu musiman manusia. Apakah ini jenis baru flu babi? Badan Kesehatan Dunia, WHO, membenarkan bahwa setidaknya sejumlah kasus adalah versi H1N1 influenza tipe A yang tidak pernah ada sebelumnya. H1N1 adalah virus yang menyebabkan flu musiman pada manusia secara rutin. Namun versi paling baru H1N1 ini berbeda: virus ini memuat materi genetik yang khas ditemukan dalam virus yang menulari manusia, unggas dan babi. Virus flu memiliki kemampuan bertukar komponen genetik satu sama lain, dan besar kemungkinan versi baru H1N1 merupakan hasil perpaduan dari berbagai versi virus yang berbeda yang terjadi di satu binatang sumber. Apakah aman makan daging babi? Tidak ada bukti flu babi menular lewat konsumsi daging binatang yang terjangkit. Namun, daging itu harus dimasak matang, suhu 70C akan membunuh virus itu. Apakah warga harus khawatir? Saat muncul jenis baru flu yang memiliki kemampuan menyebar dari manusia ke manusia pihak berwenang mengawai dengan seksama untuk melihat apakah memiliki potensi menyebabkan pandemi. WHO memperingatkan kasus-kasus di Meksiko dan Amerika Serikat berpotensi menyebabkan pandemi global dan menegaskan situasi ini serius. Akan tetapi, WHO mengatakan masih terlalu dini untuk menilai situasi ini secara akurat. Saat ini, WHO mengatakan dunia hampir mendekati situasi pandemi flu dibandingkan tahun-tahun sejak 1968 – tingkat ancamannya adalah tiga dari skala enam. Tidak ada yang tahu dampak pandemi penyakit ini sepenuhnya, namun para pakar memperingatkan korban tewas bisa mencapai jutaan orang di seluruh dunia. Pandemi flu Spanyol, yang dimulai tahun 1819 dan juga disebabkan oleh virus H1N1, menewaskan jutaan orang. Fakta bahwa kasus-kasus di Amerika Serikat sejauh ini memperlihatkan gejala-gejala ringan merupakan berita baik. Sementara parahnya wabah di Meksiko kemungkinan disebabkan oleh faktor wilayah yang tidak biasa yang kecil kemungkinan terjadi wilayah lain di dunia. Akan tetapi, fakta bahwa sebagian besar korban berusia muda menunjukkan satu hal yang tidak baisa. Biasanya flu musiman cenderung melanda kaum berusia tua. Bagaimana dengan pengobatan dan vaksin? Pemerintah Amerika mengatakan dua obat yang biasa digunakan untuk mengobati flu, Tamiflu dan Relenza, tampaknya efektif dalam mengatasi kasus-kasus yang terjadi sejauh ini. Belum jelas keefektifan vaksin flu yang kini ada dalam melindungi manusia dari virus baru ini, karena secara genetik berbeda dengan jenis flu lain. Ilmuwan Amerika telah mengembangkan satu vaksin baru, namun diperlukan waktu untuk menyempurnakannya dan juga memproduksi dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi permintaan. Bagaimana dengan flu burung? Jenis flu burung yang menyebabkan kematian di Asia Tenggara dalam beberapa tahun ini berbeda dengan jenis flu babi yang kini mewabah. Bentuk baru flu babi ini adalah H1N1 jenis baru, sementara flu burung adalah H5N1. Para pakar khawatir H5N1 berpotensi menyebabkan pendemi karena kemampuannya bermutasi secara cepat. Akan tetapi hingga sekarang penyakit itu masih merupakan penyakit unggas. Mereka yang terjangkit adalah mereka yang berhubungan dengan unggas dan kasus penularan dari manusia ke manusia sangat jarang – tidak ada tanda-tanda bahwa H5N1 sudah bisa menular dari manusia ke manusia dengan mudah. Nah lo… kalau menurutku sih, ini karena amerika dulunya nyuri informasi tentang virus flu burung. Sekarang mereka kena batunya kali…
1 Komentar
Maaf, form komentar ditutup saat ini.



















Promosikan artikel anda di http://www.infogue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema, game online & Gratis Musik dan Lirik untuk para netter Indonesia. Salam!
http://binatang.infogue.com/virus_babi_berkepala_manusia